Teks Misa Malam Paskah, 4 April 2026

 Teks Misa Malam Paskah, 4 April 2026

Hanya untuk panduan petugas, bukan teks resmi

 

TPE MALAM PASKAH

”Dari Kasih Allah Menjadi Berkah:

Menjadi Pribadi yang Semakin Saleh dan Manusiawi”

 

Kata Pembuka oleh Komentator

 

Bapak, Ibu dan saudara-saudari terkasih, selamat datang, selamat, selamat berjumpa kembali di gereja kita ini. Pada malam ini kita merayakan Kebangkitan Kristus. Kebangkitan Kristus membuka dunia yang sama sekali baru bagi kita, Kristus yang sengsara dan wafat untuk menebus dosa dunia malam ini kita rayakan kebangkitanNya.

Upacara malam ini akan dibuka dengan UPACARA CAHAYA yang didahului dengan Pemberkatan api dan Lilin Paskah di depan pintu masuk Gereja. Untuk itu lampu-lampu gereja nanti akan dipadamkan sebagai  lambang kegelapan dunia akibat dosa dunia yang diterangi Cahaya Kristus. Lilin umat akan dinyalakan dari Lilin Paskah.

Perayaan Ekaristi akan dibuka dengan Pujian Paskah. Saat itu seluruh lampu gereja padam dan kita menghayati terang Kristus dari Cahaya Kristus yang dilambangkan dengan Lilin Paskah dan lilin umat.

Bagian berikutnya adalah LITURGI SABDA yang berisi sejarah keselamatan, yang mengisahkan karya keselamatan Tuhan untuk umat manusia.

Bagian selanjutnya LITURGI BAPTIS dimana kita akan  membaharui  Janji Baptis yang pernah kita ucapkan diawali dengan Litani Para Kudus, pemberkatan Air Baptis dan pemberkatan Air Suci. Pada saat pembaharuan janji Baptis Lilin umat kembali dinyalakan.

 

LITURGI EKARISTI meriah akan menjadi makhota dan puncak perayaan Malam Paskah; semoga semakin membantu kita pada tahun devosianal ini untuk semakin mencintai Allah dalam Kristus, sebagaimana yang telah kita dalami selama masa prapaskah. Semoga tema APP Keuskupan Agung Palembang: ”Dari Kasih Allah Menjadi Berkah: Menjadi Pribadi yang Semakin Saleh dan Manusiawi”, sungguh menjadi semangat baru dalam hidup menggereja.  Kiranya Kebangkitan Kristus yang kita rayakan hari ini memampukan kita untuk mewujudnyatakan niat-niat kita selama masa APP.

            (Perayaan ekaristi kudus pada hari ini akan dipersembahkan oleh Romo………………)

Marilah kita siapkan hati kita untuk upacara malam ini dan kami mohon umat dan kita semua menjaga keamanan dan kenyamanan serta pastikan HP  anda tidak aktif selama perayaan Ekaristi berlangsung.

 

Sekarang kita akan memadamkan lampu gereja kita dan menyalakan kembali pada waktu menyanyikan Kemuliaan.

 

Marilah kita berdiri menghadap ke pintu masuk Gereja mengikuti upacara cahaya dengan khidmat dan tertib.

 

(Catatan: Bagian komentator ini dapat disesuaikan)

 

- Upacara Cahaya -

 

Lampu-lampu gereja dipadamkan. Upacara dilakukan di luar gereja, tetapi bila tidak memungkinkan, dapat juga di dalam asal umat dapat mengikutinya.

(Umat berdiri menghadap ke api unggun)

 

Tanda Salib dan Salam Pembuka

 

I   Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U  Amin.

I   Tuhan memandang dan memperhatikan Saudara, menunjukkan kerelaan hatinya, dan memberikan damai sejahtera kepada Saudara sekalian.

U  Sekarang dan selama-lamanya.

 

I   Saudara-saudara yang terkasih, pada malam hari yang suci ini Tuhan kita Yesus Kristus beralih dari kematian kepada kehidupan. Gereja kudus mengajak putra dan putrinya yang tersebar di seluruh bumi supaya berkumpul untuk berjaga dan berdoa. Bila kita sudah melangsungkan kenangan akan Paskah Tuhan sambil mendengarkan Sabda-Nya, dan merayakan misteri-Nya, maka kita memiliki harapan akan mendapat bagian dalam kemenangan Kristus atas maut dan hidup bersama Dia di dalam Allah.

 

Pemberkatan Api

 

I   Ya Allah, dengan pengantaraan Putra-Mu Engkau telah menganugerahi umat-Mu api kemuliaan-Mu. Kuduskanlah api (†) baru ini, dan semoga dengan perayaan Paskah ini, kami dinyalakan oleh kerinduan surgawi agar kelak dengan hati murni kami sampai dalam pesta cahaya-Mu yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U  Amin

.

 

Pemberkatan Lilin Paskah

Prodiakon pendamping memegang lilin Paskah dan imam menggoreskan tanda-tanda pada lilin dengan mengucapkan kata-kata :

I    Kristus dahulu dan sekarang, (dari atas ke bawah)

Awal dan akhir, (dari kiri ke kanan)

Alpha dan Omega, (A, W)

Milik-Nyalah segala masa, (2)

dan segala abad (0)

Kepada-Nyalah kemuliaan dan kekuasaan, (2)

sepanjang segala masa (6)

 

Kemudian ditancapkan lima biji dupa:

I. Demi luka-luka-Nya           (1)


     yang kudus dan mulia,       (2)                        

     Semoga kita dilindungi      (3)      

     Dan dipelihara                    (4)

     Oleh Kristus Tuhan. Amin.   (5)

Lalu dengan nyala api baru Imam menyulut Lilin Paskah, sambil berkata :

I   Semoga cahaya Kristus, yang telah bangkit mulia, menghalau kegelapan dari hati dan budi.

 

Perarakan

Sesudah lilin Paskah dinyalakan, seorang petugas mengambil bara dari api baru dan memasukkannya ke dalam sribul (wiruk), dan dengan cara biasa, Imam mengisi dupa ke dalamnya. Prodiakon membawa lilin Paskah, lalu dimulailah perarakan.

Urutan perarakan : Putra-putri altar pembawa wiruk, putra-putri altar, Prodiakon pembawa lilin Paskah, Imam, kemudian  para petugas lainnya.

Perarakan dilakukan dengan 3 perhentian, setiap perhentian ,Lilin Paskah diangkat, dan  Imam melagukan :

 

Cahaya Kristus

Dinyanyikan 3 kali, setiap kali naik 1 nada. 1=f, g, a.

I/P       i      i    i    i  .   6  //

          Ca-ha-ya Kris-tus.   (3x)

U       i      i     i    i     i     i   .  6  //

          Syukur ke-pa- da  Al - lah.  (3x)

 

Setelah nyanyian yang kedua, “hanya  lilin misdinar yang  dinyalakan dengan api lilin Paska.

Kemudian perarakan bergerak lagi dan di depan altar berhenti lagi sejenak.

Pada perhentian yang ketiga, setelah lagu “Kristus Cahaya Dunia” lilin umat dinyalakan  oleh misdinar.

 

Pujian Paska (Eksultet)                                           

                                                                (Umat berdiri, dan lilin masih bernyala)

Sesampai di panti imam, pembawa lilin Paska menancapkan di tempat yang tersedia (di tengah panti imam atau di samping mimbar). Imam mendupai  Lilin Paskah, kemudian menuju tempat duduk.  Teks eksutet ini dapat digantikan dengan teks yang sesuai.

 

P   Bersoraklah, para malaikat di surga. Elukanlah Kristus, raja diraja. Pujilah kemenangan jaya. Gemakanlah bunyi nafiri.

U  Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira bagi Kristus yang menebus kita; Bersyukurlah kepada Allah, kita bangkit bersama Kristus.

P   Bergiranglah, umat seluruh dunia: Terhalaukanlah kegelapan dosa: bersinar cahaya ilahi: Yesus Kristus, Junjungan kita.

U  Bersoraklah...

 

I   Tuhan bersamamu.

U  Dan bersama rohmu.

I   Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.

U  Sudah kami arahkan.

I   Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.

U  Sudah layak dan sepantasnya.

I   Sungguk layak dan sepantasnya kami lagukan dengan bulat hati madah pujian bagi Bapa, Allah yang mahakuasa, dan bagi Putra-Nya, Yesus Kristus, Tuhan dan sembahan kami, yang sebagai pengganti kami telah melunasi utang Adam kepada Bapa dan dengan darah hati-Nya menghapus surat hutang dosa kami. Inilah pesta Paskah kini malaikat maut sungguh lewat, sebab Anak Domba sejati dikurbankan dan pintu rumah umat-Nya sudah ditandai dengan darah-Nya. Pada malam ini Bapa telah menghantarkan bani Israel dari Mesir melalui dasar Laut Merah yang sudah dikeringkan. Pada malam ini Yesus Kristus mengalahkan kuasa maut dan bangkit sebagai pemenang yang unggul dari kubur-Nya. Pada malam ini semua orang yang percaya kepada Kristus dilepaskan dari kedurhakaan dan dosa, dipulihkan kepada rahmat Allah, dan diterima ke dalam Gereja yang kudus. 

U  Bersoraklah...

I   Betapa ajaib kerahiman Bapa bagi kami! Tak ternilai cinta kasih-Nya: Untuk menebus para hamba, Bapa serahkan Putra-Nya sendiri. Bahwasanya perlu dosa Adam, untuk memperoleh Kristus, yang dengan wafat-Nya meniadakan dosa itu. Sungguh mujur kesalahan itu, sebab memberi kita Penebus yang demikian ini! Sungguh berbahagia malam ini, yang menjarahi tentara Mesir dan memperkaya orang Ibrani. Sungguh berbahagia malam ini, yang menghubungkan kembali surga dengan dunia, Allah dengan umat manusia.

U  Bersoraklah...

I   Cahaya suci malam ini mengusir kedurhakaan, membersihkan orang yang berdosa, mengembalikan kesucian kepada yang jatuh, menghibur yang berdukacita. Semoga lilin ini, yang diberkati demi penghormatan Bapa pada malam ini, bernyala terus untuk menghalau kegelapan. Semoga nyalanya digabungkan dengan sinar bintang kejora, dengan kejora sejati itu, yang tak kunjung terbenam yang telah terbit dari alam maut dan menyinari umat manusia dengan cahayanya. Dialah Yesus Kristus, Putra Bapa yang bersama dengan Bapa dan Roh Kudus hidup dan berdaulat kini dan sepanjang masa.

 

U  A-min.              A         -      min.               A     -      min

 

LITURGI SABDA

 

Lampu-lampu Gereja dinyalakan, kemudian  lilin umat dipadamkan, semua duduk. Sebelum Pembacaan-Pembacaan dimulai, imam membuka ibadat ini dengan pengantar.

 

I   Saudara-saudara terkasih, sesudah kita memasuki vigili dengan cara meriah, marilah dengan tenang hati kita mendengarkan Sabda Allah. Marilah kita merenungkan,  bagaimana Allah di masa lampau telah menyelamatkan umat-Nya dan akhirnya Ia mengutus Putra-Nya sendiri sebagai penebus bagi kita. Marilah berdoa, semoga Allah kita menyelesaikan karya penyelamatan Paskah ini sampai pada penebusan yang penuh.

 

Menyusul  pembacaan-pembacaan Sabda . Nyanyian Mazmur tanggapan dan  dengan saat hening,dan  doa,  tetapi sesudah ajakan “Marilah berdoa” oleh Imam, hening sejenak dalam hal ini ditiadakan dan hendaknya umat berdiri.

 

BACAAN I (Kej 1:1 - 2:2)

 

"Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik."

 

L.      Bacaan dari Kitab Kejadian:

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam.

 

Lalu berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Allah menamai cakrawala itu langit.

 

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

 

Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

 

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala." Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung - yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."

 

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.

 

Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

 

L. Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah.

 

ATAU KLASIK

 

BACAAN I (Kej 1:1 - 2:2) dengan pola “maka jadilah petang dan pagi”

 


"Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik."

 

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam.

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari per- ta - ma.

 

Lalu berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Allah menamai cakrawala itu langit.

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari kedua.

 

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian. Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari ketiga.

 

Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari keempat.

 

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala." Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung - yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari kelima.

 

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah demikian. Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian. Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari keenam

 

Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

 

Maka jadilah petang dan pagi, hari ini.

 

L. Demikianlah Sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah.

 

Tanggapan Sabda

 

Refren 023
MAZMUR 104:1-2a,5-6,10,12,13-14,24,35c;R:lh.30

Mazmur (oleh pemazmur): 
 
1. Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
   Tuhan Allahku, Engkau sungguh besar!
   Engkau berpakaian keagungan dan semarak,
   berselimutkan terang ibarat mantol.
                     
2. Engkau telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya,
   sehingga takkan goyah untuk selama-lamanya.
   Dengan samudera raya bumi itu Kau selubungi;
   air telah naik melampaui gunung-gunung.
                     
3. Di lembah-lembah Engkau membualkan mata air
   yang mengalir di antara gunung-gunung.
   Burung-burung di udara bersarang di dekatnya,
   bersiul-siul dari antara dedaunan.
                     
4. Dari bangsal-Mu Engkau menyirami gunung-gunung,
   bumi penuh dengan segala yang Kauturunkan dari langit.
   Engkau menumbuhkan rumput bagi hewan,
   dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia,
   Engkau mengeluarkan makanan dari dalam tanah.
                     
5. Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan,
   semuanya Kaubuat dengan kebijaksanaan.
   Bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
   Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

 

Doa

I   Marilah berdoa:

     Allah Yang Mahakuasa dan Kekal, sungguh mengagumkan seluruh rencana dan karya penyelamatan-Mu. Terangilah umat-Mu yang telah Engkau tebus agar memahami bahwa karya penciptaan-Mu pada awal mula sungguh agung, namun lebih agung karya penebusan kami yang berlangsung sampai pada kepenuhan masa dalam kurban Paskah Kristus. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U  Amin

 

Bacaan II: Kitab Keluaran  14:15-15:1

L. Bacaan dari Kitab Keluaran

“Orang-orang Israel berjalan di tengah laut yang kering.”

     Dalam perjalanan keluar dari tanah Mesir, ketika hampir tersusul oleh pasukan Firaun, ketakutanlah orang-orang Israel dan berseru-seru kepada Tuhan. Maka, berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Mengapa engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu, dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel dapat masuk ke tengah-tengah laut dan berjalan di tanah yang kering. Dan sementara itu, Aku akan menegarkan hati orang-orang Mesir sehingga mereka menyusul orang Israel. Dan, terhadap Firaun dan seluruh pasukannya, keretanya, dan orang-orangnya yang berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku. Maka, orang Mesir akan insaf bahwa Aku ini Tuhan apabila Aku menampakkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun, keretanya, dan orang-orangnya yang berkuda.” Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berpindah, berjalan di belakang mereka; dan tiang awan yang tadinya bergerak di depan mereka, beranjak dan berdiri di belakang mereka. Demikianlah tiang awan itu berdiri di antara tentara Mesir dan orang Israel. Awan itu menimbulkan kegelapan sehingga malam itu berlalu tanpa kesempatan bagi orang Mesir untuk mendekati orang-orang Israel. Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman Tuhan menguakkan air laut dengan pengantaraan angin timur yang keras, serta mengeringkan laut itu. Maka, terbelahlah air laut itu, dan orang Israel masuk dan berjalan di tengah-tengah laut yang kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Orang Mesir pun mengejar dan menyusul mereka. Semua kuda Firaun, kereta, dan pasukan berkudanya mengikuti orang Israel masuk ke tengah-tengah laut itu. Pada waktu jaga pagi, Tuhan memandang tentara Mesir dari dalam tiang api dan awan, lalu mengacau-balaukan tentara Mesir. Tuhan membuat roda kereta mereka berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga orang Mesir berkata, “Marilah kita berlari meninggalkan orang Israel sebab Tuhanlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir!” Berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Ulurkanlah tanganmu ke atas laut supaya air berbalik meliputi orang Mesir, kereta mereka, dan pasukan berkuda mereka.” Musa mengulurkan tangannya ke atas laut; maka menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya semula, sedangkan orang Mesir lari menuju air itu. Demikianlah Tuhan mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut. Jadi berbaliklah segala air itu, lalu menimbun kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel ke laut. Tiada seorang pun di antara mereka yang selamat. Tetapi, orang Israel berjalan di tempat kering di tengah-tengah laut, sedang di kiri dan kanan mereka air itu bagai tembok bagi mereka. Demikianlah pada hari itu Tuhan menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. Dan, orang Israel melihat orang Mesir mati terkapar di pantai laut. Ketika orang Israel melihat betapa dahsyat perbuatan Tuhan terhadap orang Mesir, maka seluruh bangsa itu merasa takut akan Tuhan; mereka percaya kepada Tuhan dan kepada Musa, hamba-Nya. Pada waktu itulah Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan madah ini bagi Tuhan.

     Demikianlah Sabda Tuhan

U  Syukur kepada Allah.

 

Tanggapan Sabda

 

Refren 025
MAZMUR 16:5,8,9-10,11;R:1

Mazmur (oleh pemazmur): 
 
1. Ya Tuhan, Engkaulah bagian warisan dan pialaku,
   Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
   Aku senantiasa memandang kepada Tuhan;
   karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
                     
2. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorai
   dan tubuhku akan diam dengan tentram,
   sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati
   dan tidak membiarkan orang kudus-Mu melihat kebinasaan.
                     
3. Engkau memberitahukan kepadaku,
   jalan kehidupan;
   di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah;
   di tangan kanan-Mu ada nikmat yang abadi.

 

 

Doa                                                                                           (Umat berdiri)

I   Marilah berdoa:

     Allah Bapa kami, karya-Mu yang mengagumkan kini masih terus berlangsung. Dahulu Engkau membebaskan satu bangsa dari kejaran Firaun dengan kuasa tangan-Mu. Tetapi, kini Engkau menyelamatkan segala bangsa dengan air pembaptisan. Kami mohon, jadikanlah semua orang anak-anak Abraham dan semartabat dengan umat Israel. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U  Amin.

 

Bacaan III :  Kitab Yehezkiel (36:16-17a.18-28)

 

L. Bacaan  dari Nubuat Yehezkiel

“Aku akan mencurahkan air jernih ke atasmu, dan kamu akan Kuberi hati yang baru.”

     "Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanahnya sendiri, mereka menajiskan tanah itu dengan tingkah laku mereka. Maka, Aku mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka, karena darah yang mereka curahkan di atas tanah itu; mereka menajiskan tanah itu dengan berhala-berhala mereka. Aku menghamburkan mereka di antara bangsa-bangsa, sehingga mereka berserak-serak di dalam negeri; Aku menghakimi mereka selaras dengan tingkah lakunya. Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, sehingga semua orang menyindir mereka dengan berkata: Katanya mereka umat Tuhan, tetapi mereka harus keluar dari tanahnya! Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, di mana mereka datang. Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan Allah: bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus, yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang. Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan," demikianlah firman Tuhan Allah, "manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa. Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri; Aku akan membawa kamu kembali ke tanahmu. Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan menahirkan kamu; dan segala kenajisanmu dan dari semua berhalamu aku akan menahirkan kamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan roh yang baru akan Kutaruh di dalam batinmu. Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras, dan kepadamu Kuberi hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu, dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku; aku akan membuat kamu tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu."

     Demikianlah Sabda Tuhan

U  Syukur kepada Allah.

 

Tanggapan Sabda

Refren 031
MAZMUR 51:12-13,14-15,18-19;R:12a

Mazmur (oleh pemazmur) :
 
1. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah,
   dan baruilah semangat yang teguh dalam batinku.
   Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu,
   dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
                     
2. Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu,
   dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku.
   Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang durhaka
   supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
                     
3. Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan;
   dan kalau pun kupersembahkan kurban bakaran
   Engkau tidak menyukainya.
   Persembahanku kepada-Mu ialah jiwa yang hancur;
   hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

 

 

Doa                                                                                               (Umat berdiri)

I   Marilah berdoa:

     Allah Bapa, kekuatan abadi dan cahaya kekal, dengan penuh kasih sayang pandanglah seluruh Gereja-Mu, tanda keselamatan para bangsa. Teruskanlah karya penyelamatan umat manusia sesuai dengan rencana-Mu sejak awal mula. Semoga seluruh dunia  menyaksikan, bagaimana Engkau menegakkan yang rebah, memperbaharui yang usang dan memulihkan semesta alam dalam Kristus, pangkal dan puncak seluruh ciptaan, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U  Amin.

Sesudah bacaan terakhir dari Perjanjian lam bersama mazmur tanggapan dan doanya,  lilin – lilin  umat dinyalakan dan Imam mengangkat  madah “Kemuliaan” yang disambung oleh umat dan lonceng-lonceng dibunyikan.

Kemuliaan (Umat berdiri)

 

Doa Kolekta                                                                 (Umat berdiri)

I   Marilah berdoa:

     Ya Allah, Engkau menyemarakkan malam yang amat suci ini dengan kebangkitan mulia Kristus Tuhan kami. Bangkitkanlah di dalam Gereja-Mu semangat hidup sebagai anak-anak Allah. Semoga kami diperbarui lahir-batin agar kami selalu mengabdi Engkau dengan setia. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U  Amin.

 

Bacaan Epistola - Roma 6 : 3-11                                             (Umat duduk)

L  Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma.

 “Kristus  telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan tidak akan mati lagi.”

     Saudara-saudara, kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan dalam kematian, supaya, seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitan-Nya. Karena kita tahu bahwa manusia-lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh-dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia! Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

     Demikianlah sabda Tuhan.

U  Syukur kepada Allah

 

Sesudah pembacaan Epistola, seluruh umat berdiri. Tiga kali Imam (petugas) mengangkat Alleluya, setiap kali dengan nada yang lebih tinggi dan diulangi oleh umat.

 

Bait Pengantar Injil                                                   (Umat berdiri)

Refren 032
MAZMUR 118:1-2,16ab-17,22-23

Dinyanyikan 3x : setiap kalinya ganti nada dasar.
Sesudah ulangan ke-3 baru dinyanyikan ayat-ayat mazmur.
 
Mazmur (oleh pemazmur) :
 
1. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!
   Kekal abadi kasih setia-Nya.
   Biarlah Israel berkata,
   "Kekal abadi kasih setia-Nya!"
                     
2. Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan,
   tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan!
   Aku tidak akan mati, tetapi hidup,
   dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan!
                     
3. Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan
   telah menjadi batu penjuru.
   Hal itu terjadi dari pihak Tuhan,
   suatu perbuatan ajaib di mata kita.

 

Bacaan Injil (Matius 28:1-10)

 

I   Tuhan bersamamu.

U  Dan bersama rohmu.

I   Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius

U  Dimuliakanlah Tuhan

 

 

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena   dan Maria  yang lain, menengok kubur itu.  Maka terjadilah gempa bumi  yang hebat sebab seorang malaikat   Tuhan turun dari langit dan datang ke batu  itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya.  Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.  Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.  Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut;   sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit  , sama seperti yang telah dikatakan-Nya.  Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.  Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; y  di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."  Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.  Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka  dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.  Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut  . Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku,  supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."

 

I   Demikianlah Sabda Tuhan

U  Terpujilah Kristus

 

Homili 

Sesudah homili dapat diadakan liturgi Baptis dengan Pemberkatan Air Suci dan “Pembaharuan Janji Baptis”

 

LITURGI BAPTIS

 

Umat berlutut

 

(Jika tidak ada calon baptis dan tidak ada pemberkatan bejana baptis, Litani Para Kudus ditiadakan, langsung diadakan pemberkatan air)

 

Litani Para Kudus

do=Bes


S. Tuhan kasihanilah kami U. Tuhan kasihanilah kami

S. Kristus kasihanilah kami U. Kristus kasihanilah kami

S. Kristus kasihanilah kami U. Tuhan kasihanilah kami

S. Allah Bapa di surga            U. Kasihanilah kami.
S. Allah Putra, penebus dunia U. Kasihanilah kami.
S. Allah Roh Kudus                U. Kasihanilah kami.
S. Allah Tritunggal kudus, Tuhan yang mahaesa, U. Kasihanilah kami.

S. Santa Maria Bunda Allah U. Doakanlah kami.
S. Santo Mikael, Gabriel dan Rafael U. Doakanlah kami
S. Para Malaikat Allah U. Doakanlah kami.
S. Santo Yohanes Pembaptis U. Doakanlah kami
S. Santo Yusuf dst...,

S. Santo Petrus dan Paulus,
S. Santo Andreas,
S. Santo Yohanes dan Santo Yakobus,
S. Santa Maria Magdalena,

S. Stefanus,
S. Santo Ignatius dari Antiokia,
S. Santo Laurensius
S. Santa Perpetua dan Felisitas,
S. Santa Agnes,

S. Santo Agustinus,
S. Santo Atanasius,
S. Santo Basilius dan Gregorius dari Nazianze,
S. Santo Martinus,

S. Santo Benediktus,
S. Santo Fransiskus dan Dominikus,
S. Santo Fransiskus Xaverius
S. Santo Yohanes Maria Vianey,
S. Santa Katarina, dari Siena,
S. Santa Theresia dari Avila,
S. Semua orang kudus Allah,

S. Tuhan Maharahim, dst
U. Bebaskanlah umat-Mu.

S. Dari segala kejahatan,
S. Dari segala dosa,
S. Dari kematian kekal,
S. Karena penjelmaan-Mu,
S. Karena wafat, pemakaman dan kebangkitan-Mu.

S. Kami orang berdosa, dst
U. Dengarkanlah umatmu.

Permohonan berikut tidak boleh dilewati

S. Sudilah Engkau memerintah dan memelihara Gereja-Mu yang kudus,
S. Sudilah Engkau memelihara Bapa Suci dan segala pejabat gerejawi dalam pengabdian yang suci,
S. Sudilah Engkau memberikan damai dan persatuan kepada segala bangsa,
S. Sudilah Engkau memperkuat dan memelihara kami dalam pengabdian suci kepada-Mu,
   

Jika ada calon baptis:

S. Semoga para pilihan ini Engkau lahirkan kembali berkat anugerah pembaptisan: 

U. Dengarkanlah umat-Mu. 

 

Jika tidak ada calon baptis tetapi ada pemberkatan bejana baptis:

S. Semoga Engkau berkenan menyucikan bejana ini untuk kelahiran kembali anak-anak-Mu, Yesus Putra Allah yang hidup. 

U. Dengarkanlah umat-Mu.

S. Kristus, dengarkanlah kami.

U. Kristus, dengarkanlah kami.

K. Kristus, kabulkanlah doa kami.

U. Kristus, kabulkanlah doa kami.

 

umat berdiri

 

kalau ada calon baptis, dengan tangan terentang Imam mengucapkan doa berikut ini:

I. Allah yang Mahakuasa dan kekal, indahkanlah sakramen kasih karunia-Mu yang besar ini. Untuk menciptakan kembali bangsa-bangsa baru yang dilahirkan bagi-Mu dari air baptis, utuslah Roh-Mu yang menjadikan mereka ini anak-anak-Mu. Semoga apa yang berlangsung dalam misteri kerapuhan kami, sungguh-sungguh terwujud oleh karena daya kuasa-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

 

 

PEMBERKATAN AIR BAPTIS (berdiri)

 

Ajakan Kalau ada pembaptisan:

 I.      Saudara-saudari terkasih, marilah kita menguatkan kerinduan suci saudara-saudari kita ini dengan doa kita bersama. Semoga Allah Bapa yang mahakuasa dan maharahim mengasihani dan membantu mereka yang kini datang ke sumber kelahiran baru. 

 

Kalau tidak ada pembaptisan, tetapi diadakan pemberkatan air baptis: 

I.       Saudara-saudari terkasih, marilah kita mohon kepada Allah, Bapa yang mahakuasa, agar rahmat-Nya memenuhi air ini. Semoga semua yang akan dilahirkan kembali dalam Kristus berkat pembaptisan disatukan dalam keluarga Allah. 

 

Dengan tangan terentang Imam mengucapkan doa untuk memberkati air baptis:

I.       Allah yang mahamulia, Engkau menciptakan karya-karya agung melalui tanda-tanda sakramen. Dengan pelbagai cara Engkau mempergunakan air untuk menyatakan rahmat pembaptisan. Ya Allah, pada awal mula dunia, Roh-Mu melayang-layang di atas permukaan air. Sejak itu air mengandung kekuatan untuk menyucikan. Ya Allah, dalam peristiwa air bah Engkau menyatakan kelahiran baru, sebab kekuatan air itu memusnahkan kejahatan dan melahirkan kebaikan. Ya Allah, lewat jalan yang kering putra-putra Abraham Kauseberangkan melintasi Laut Merah. Dengan demikian, kaum yang telah bebas dari perbudakan Firaun melambangkan umat yang dibaptis. Ya Allah, di Sungai Yordan Putra-Mu dibaptis oleh Yohanes dan diurapi dengan Roh Kudus. Ketika bergantung di salib, Ia mengeluarkan air dan darah dari lambung-Nya, Sesudah bangkit Ia mengutus para murid-Nya: Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Kami mohon ya Tuhan, pandanglah Gereja-Mu dan sudilah membuka baginya sumber air baptis. Semoga berkat Roh Kudus air ini dipenuhi rahmat Putra Tunggal-Mu. Semoga manusia, yang diciptakan menurut citra-Mu dan dengan sakramen Baptis disucikan dari kecemaran masa lalu, dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus, menjadi manusia baru.

 

Sambil mencelupkan kaki Lilin Paskah ke dalam air satu atau tiga kali, Imam melanjutkan: 

I.       Kami mohon, ya Tuhan, semoga dengan pengantaraan Putra-Mu kuasa Roh Kudus turun ke dalam bejana ini. 

 

Sambil tetap memegang Lilin Paskah yang tercelup dalam air, ia melanjutkan:

I.       Semoga semua orang, yang lewat pembaptisan dikuburkan bersama Kristus, diperkenankan pula bangkit bersama Dia, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U. Amin.

 

Lalu Lilin diangkat dari air dan sementara itu umat berseru:

U.      Pujilah Tuhan, hai sumber-sumber air, megahkan dan luhurkanlah Dia selama-lamanya. 

 

Pemberkatan Air

Jika tidak ada pembaptisan, dan tidak ada pemberkatan bejana baptis, Imam menyampaikan pengantar pemberkatan air kepada umat sambil berkata: 

I.       Saudara-saudari terkasih, dengan rendah hati marilah kita mohon kepada Tuhan Allah kita, supaya Ia sudi memberkati air ini, yang akan direcikkan pada kita sebagai kenangan akan pembaptisan kita. Semoga Ia sendiri memperbarui kita, agar tetap setia kepada Roh Kudus yang telah kita terima. 

 

hening sejenak 

 

Imam merentangkan tangan memanjatkan doa berikut:

I.       Tuhan Allah kami, dampingilah umat-Mu, yang berjaga pada malam yang amat kudus ini. Sudilah memberkati air ini bagi kami, yang sedang mengenangkan penciptaan kami yang mengagumkan dan penebusan kami yang jauh lebih mengagumkan. Air telah Engkau ciptakan untuk menyuburkan ladang dan untuk menyegarkan serta membersihkan tubuh kami. Air juga telah Engkau jadikan sarana belas kasih-Mu: Sebab lewat air Engkau membebaskan umat-Mu dari perbudakan, dan dengan air Engkau memuaskan dahaga mereka di padang gurun. Dengan lambang air para nabi mewartakan Perjanjian Baru, yang hendak Engkau ikat dengan manusia. Akhirnya, dengan air yang dikuduskan oleh Kristus di Sungai Yordan, kodrat kami yang telah hancur Engkau perbarui dalam pembasuhan kelahiran kembali. Oleh sebab itu, semoga air ini mengingatkan kami akan pembaptisan yang telah kami terima. Semoga Engkau membuat kami bersukacita bersama-sama saudara-saudara kami, yang dibaptis pada Hari Raya Paskah ini. Demi Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

 

Lilin Paskah dikembalikan, misdinar menyalakan lilin umat.

umat tetap berdiri

 

PEMBAHARUAN JANJI BAPTIS (berdiri)

 

I.       Saudara-saudari terkasih, berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita dikuburkan bersama Kristus, supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru. Oleh karena itu, setelah menjalani masa puasa selama 40 hari, marilah kita memperbarui janji baptis suci. Dengan janji itu dulu kita telah menolak setan dan perbuatan-perbuatannya dan berjanji mengabdi Allah dalam Gereja Katolik yang kudus. Jadi, apakah saudara menolak dosa supaya hidup dalam kemerdekaan anak-anak Allah? 

U.      Ya, saya menolak

I.       Apakah Saudara menolak bujukan kejahatan supaya tidak dikuasai dosa?

U.      Ya, saya menolak

I.       Apakah Saudara menolak setan, penyebab dan pangkal segala dosa?

U.      Ya, saya menolak

I.       Percayakah Saudara-saudara akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi?

U.      Ya, saya percaya.

 

I.       Percayakan Saudara akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh Perawan Maria; yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari antara orang mati, naik ke surga dan duduk di sisi kanan Bapa?

U.      Ya, saya percaya.

I.       Percayakah Saudara akan Roh Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan kekal?

U.      Ya, saya percaya. 

I.       Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan kita dari air dan Roh Kudus, dan telah menganugerahi kita pengampunan dosa. Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga kita sampai ke hidup yang kekal, dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

U.      Amin. 

 

Imam memerciki umat dengan air suci, sementara itu umat bernyanyi:

 

LAGU: SYUKUR KEPADAMU TUHAN (MB. 427) atau yang sesuai

 

Sesudah upacara pembahruan janji baptis, syahadat ditiadakan dan dilanjutkan dengan doa umat.

 

Doa Umat

 

I   Marilah kita panjatkan doa kepada Bapa di surga, yang telah membangkitkan Yesus Kristus, Putera-Nya, dari kematian, agar kita dapat menemukan hidup sejati pada-Nya.

L  Bagi para baptisan baru dan semua pengikut Kristus.

     Ya Bapa Yang Mahakasih, ajarilah kami menerima sakramen-sakramen misteri paskah dengan penuh hasrat dan niat yang murni agar kami semakin dimampukan untuk menghayati hidup sejati sesuai dengan janji baptis kami. Kami mohon ...

U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi tanah air kita.

Ya Bapa Yang Mahabaik, semoga kebangkitan Putra–Mu menjiwai para pemimpin dan seluruh rakyat, agar mereka bersama-sama bangkit dan berjuang membangun bangsa yang lebih beradab. Kami mohon ...

U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi saudara-saudara kita yang mengalami krisis kepercayaan, yang lengah, dan acuh tak acuh.

     Ya Bapa Yang Maha Pemurah, semoga pada malam ini, mereka ikut membarui janji baptis dan menyadari kembali tanggung jawab mereka menjadi pengikut Putra-Mu.       Kami mohon...

U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi semua orang yang telah meninggal sebagai orang-orang yang sudah ditandai dengan pembaptisan.

     Ya Bapa, perkenankanlah mereka malam ini menghayati sukacita Paskah sepenuhnya di surga. Kami mohon...

U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L  Bagi semua saja yang dalam perayaan Paskah ini berkumpul sebagai saudara satu sama lain.

     Ya Bapa Yang Mahakasih, semoga iman akan Kristus yang bangkit memperteguh kami dalam menunaikan tugas kami masing-masing di dunia. Kami mohon...

U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L          Marilah hening sejenak menghaturkan doa-doa pribadi kita:

     -------------------------------------hening sejenak----------------------------------

     Kami mohon…

U  Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I   Allah Bapa kami Yang Mahakuasa dan Kekal, Bapa Tuhan kami, Yesus Kristus, kami telah dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus, dan telah diampuni dosa-dosa kami. Bawalah kami berkat rahmat yang telah diperoleh Kristus, Putra-Mu, memasuki Paskah Raya Abadi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U  Amin.

LITURGI EKARISTI

(umat duduk)

Lagu Persiapan Persembahan

 

Menghunjukkan Persembahan

 

I.          Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil bumi dan saha manusia yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.

U.  Terpujilah Allah selama-lamanya.

 

I.     Sebagaimana dilambangkan oleh pencampuran air dan anggur ini, semoga kami layak mengambil bagian dalam keallahan Kristus, yang telah berkenan menjadi manusia seperti kami.

 

I.          Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahanMu kami menerima anggur yang kami persembahkan kepada-Mu, hasil pokok anggur dan  usaha manusia yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.

U.  Terpujilah Allah selama-lamanya.

 

I.          Tuhan dengan rendah hati dan dan jiwa yang menyesal kami menghadap kepada-Mu, terimalah kami, dan semoga persembahan yang kami siapkan ini berkenan pada-Mu.

 

I.     Tuhan basuhlah aku dari kesalahanku dan sucikanlah aku dari dosaku.

 

Doa Persiapan Persiapan Perembahan

 

I.       Allah Bapa yang Mahakudus, berkenanlah menerima permohonan serta persembahan umat-Mu, yang diunjukkan kepada-Mu. Semoga perayaan Ekaristi, yang berasal dari misteri Paskah, memberi kami kekuatan untuk mencapai hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U.      Amin.

 

DOA SYUKUR AGUNG

 

PREFASI I PASKAH

 

I        Tuhan bersamamu

U       dan bersama rohmu

I        Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan

U       Sudah kami arahkan

I        Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita

U       Sudah layak dan sepantasnya

 

I        Sungguh pantas dan benar,

layak dan mnyelamatkan,

memuji Dikau setiap waktu, Tuhan;

tetapi teristimewa pada malam ini

kami memuji Dikau dengan lebih meriah,

sebab Kristus, Paskah kami, sudah dikurbankan.

 

Sebab , Dialah Anak Domba Sejati

yang menghapus dosa dunia.

Dengan wafat, Dia menghancurkan kematian;

dan dengan bangkit Dia memulihkan kehidupan.

 

Maka dari itu,

dalam sukacita Paskah yang melimpah

seluruh dunia di atas muka bumi bersorak sorai.

Demikian juga kekuatan Surga serta para Malaikat

mengumandangkan madah kemuliaan bagi-Mu

dengan tak henti-hentinya berseru:      

 

KUDUS  (umat berdiri)

 

DOA SYUKUR AGUNG I

 

I        Maka, Engkau Bapa yang penuh belas kasih, dengan perantaraan Yesus Kristus, PutraMu, Tuhan kami, kami menyampaikan doa dan memohon – sudilah menerima – dan memberkati X pemberian ini, persembahan ini, kurban kudus yang tak bernoda ini, yang kami persembahkan kepadaMu, pertama-tama untuk GerejaMu yang Kudus dan Katolik. Semoga Engkau berkenan memberinya damai, melindungi, dan membimbingnya di seluruh muka bumi, bersama hambaMu: Paus kami, Fransiskus, Uskup Agung kami, Yohanes, Uskip Emeritus Aloysius dan para penjaga iman yang benar, katolik dan apostolik.

         

Ingatlah ya Tuhan, akan hambaMu, …. Dan akan semua orang yang berhimpun di sini, yang imannya kepadaMu Engkau kenal dan baktinya Engkau maklumi.

          Bagi mereka, kami persembahkan kepadaMu.

          Ingatlah juga akan mereka yang mempersembahkan kepadaMu kurban pujian ini, bagi dirinya sendiri, dan bagi kaum kerabatnya; untuk penebusan jiwa mereka, untuk keselamatan dan kesejahteraan, yang mereka harapkan dariMu, Allah yang Kekal, Hidup dan Benar.

         

Dalam persatuan dengan seluruh Gereja, kami merayakan nalam yang amat suci, saat Tuhan kami Yesus Kristus sebagai manusia bangkit. Kami juga mengenang dan menghormati: terutama Santa Maria yang mulia dan tetap Perawan, Bunda Yesus Kristus Allah dan Tuhan kami: dan Santo Yosef, mempelainya, serta para Rasul, dan para MartirMu yang berbahagia, Petrus dan Paulus, Andreas, (Yakobus, Yohanes, Thomas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Simon dan Tadeus; Linus, Kletus, Klemen, Sixtus, Kornelius, Siprianus, Laurentius, Krisogonus, Yohanes dan Paulus, Kosmas dan Damianus);

          Dan semua orang kudusMu; atas jasa dan doa mereka, semoga Engkau melindungi dan menolong kami dalam segala hal. (Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin)

 

          Maka sudilah Engkau menerima persembahan pengabdian kami, dan semua keluargaMu, kami mohon Tuhan: bimbinglah juga hidup kami sehari-hari dalam damaiMu, luputkanlah pula kami dari hukuman abadi, dan terimalah kami dalam kawanan para pilihanMu. (Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin)

 

          Allah, kami mohon, sudilah memberkati dan menerima persembahan ini sebagai kurban yang pantas, yang sempurna, yang benar, dan yang berkenan padaMu: agar bagi kami menjadi Tubuh dan Darah PutraMu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus.

         

          Pada hari sebelum menderita, Dia mengambil roti dengan tanganNya yang kudus dan mulia, dan dengan menengadah ke langit kepadaMu, Allah Bapa yang mahakuasa, sambil mengucap syukur kepadaMu, Dia memberkati, memecah-mecahkan, lalu memberikannya kepada murid-muridNya seraya berkata:

         

TERIMALAH DAN MAKANLAH, KAMU SEMUA: INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU.

         

Demikian pula sesudah perjamuan, Dia mengambil piala yang luhur ini, dengan tanganNya yang kudus dan mulia, sekali lagi sambil mengucap syukur kepadaMu Dia memberkati, lalu memberikannya kepada murid-muridNya seraya berkata:

 

          TERIMALAH DAN MINUMLAH, KAMU SEMUA: INILAH PIALA DARAHKU, DARAH PRJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA. LAKUKANLAH INI SEBAGAI KENANGAN AKAN DAKU.

 

 

Anamnese 1 (atau yang lain)

 

I        Maka, Tuhan, kami hambaMu, dan juga umatMu yang kudus, mengenangkan Kristus PutraMu, Tuhan kami, penderitaanNya yang menyelamatkan, kebangkitanNya dari alam maut, dan juga kenaikanNya yang mulia ke surga.

          Demi keagunganMu yang luhur, kami mempersembahkan dari anugerah dan pemberianMu kurban murni, kurban kudus, kurban tak bernoda, Roti Kudus kehidupan abadi dan Piala keselamatan kekal.

 

          Sudilah memandang persembahan ini dengan hati yang rela dan awajah berseri, dan sudilah menerimanya seperti Engkau berkenan menerima persembahan hambaMu, Habel, dan kurban leluhur kami, Abraham, dan persembahan suci, kurban tak bernoda yang dipersembahkan kepadaMu oleh Melkisedek, Imam AgungMu.

 

          Kami mohon kepadaMu, Allah Mahakuasa: utuslah MalaikatMu yang kudus membawa persembahan ini dengan tangannya ke altarMu yang luhur, ke hadapan keagungan ilahiMu, agar semua yang mengambil bagian dari altar ini, dengan menyambut Tubuh dan Darah Tersuci PutraMu, dipenuhi dengan segala rahmat dan berkat surgawi. (Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin).

 

          Ingatlah juga, Tuhan hamba-hambaMu, ….. yang telah mendahului kami dengan meterai iman, dan beristirahat dalam damai.

          Kami mohon Tuhan, semoga Engkau menganugerahkan tempat yang nyaman, terang dan damai, kepada mereka dan semua orang yang beristirahat dalam Kristus. (Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami. Amin)

 

          Juga bagi kami, hamba-hambaMu yang berdosa, yang berharap atas kerahimanMu yang melimpah, semoga Engkau perkenanka mengambil bagian dalam persekutuan dengan para Rasul dan para MartirMu yang Kudus: dengan Yohanes, Stefanus, Matias, Barnabas, (Ignasius, Aleksander, Mareselinus, Petrus, Felisitas, Perpetua, Agata, Lusia, Agnes, Sisilia, Anastasia)

          Dan semua Orang KudusMu: perkenankanlah kami menikmati kebahagiaan bersama mereka, bukan karena jasa-jasa kami, tetapi karena kelimpahan pengampunanMu.

          Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

 

          Dengan Pengantaraan Dia, Tuhan, Engkau senantiasa menciptakan, menguduskan, menghidupkan, memberkati, dan menganugerahkan segala yang baik kepada kami.

         

 

Bapa Kami

                                                      (Umat berdiri)

Bapa Kami

I.     Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita bernyanyi:

U.   Bapa kami…

Embolisme

I.     Tuhan, kami mohon bebaskanlah kami dari segala yang yang jahat, sudilah memberi damai sepanjang hidup kami, supaya kami yang telah dikuatkan, oleh kelimpahan belas kasih-Mu selalu bersih dari dosa, dan jauhkanlah dari segala gangguan: sambil menantikan harapan yang membahagiakan dan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.

U.   Sebab Engkaulah Raja yang Mulia dan Berkuasa untuk selama-lamanya.

                              

Doa Damai

I.     Tuhan Yesus Kristus Engkau telah bersabda kepada para rasul, “Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu”, janganlah memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan berilah kami kami damai dan kesatuan sesuai dengan kehendak-Mu. Engkau yang hidup dan meraja sepanjang segala masa.

U.   Amin.

I.     Semgoa damai Tuhan selalu bersamamu.

U.   Dan bersama rohmu.

 

Persiapan Komuni

 

Anak Domba Allah

 

I      Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang hidup, karena kehendak Bapa, dan dengan bantuan Roh Kudus, Engkau telah menghidupkan dunia berkat kematian-Mu: Bebaskanlah aku dari segala dosa dan kesalahan berkat Tubuh dan Darah-Mu yang Mahakudus ini: dan buatlah aku selalu setia pada perintah-Mu, dan janganlah pernah membiarkan aku terpisah dari-Mu.

I      Lihatlah Anak Domba Allah, lihatlah Dia yang menghapus dosa dunia, Berbahagialah Saudara-Saudari yang diundang ke Perjamuan Anak Domba.

IU   Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

I      Semoga Tubuh Kristus melindungi aku sampai ke hidup yang kekal

I      Semoga Darah Kristus melindungi aku sampai ke hidup yang kekal

 

Menyambut Komuni

Lagu Komuni

Berkat Anak-anak

 

Doa Sesudah Komuni

 

I   Marilah berdoa:

     Allah Bapa yang mahapengasih dan penyayang, kami telah Kausegarkan dengan perayaan Paskah ini. Kami mohon, curahkanlah roh cinta kasih-Mu kepada kami dan satukanlah kami dalam kasih sayang-Mu, agar kami hidup rukun dan damai sehati sejiwa sebagai umat kesayangan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U  Amin.

 

RITUS PENUTUP

 

Pengumuman

 

Berkat Meriah

 

I   Tuhan bersamamu.

U  Dan bersama rohmu.

I   Semoga berkat perayaan Paskah hari ini Allah Yang Mahakuasa memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala bahaya dosa.

U  Amin.

I   Semoga Allah, yang memulihkan hidup Saudara lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya, memenuhi hati Saudara dengan karunia-karunia abadi.

U  Amin.

I   Semoga sesudah memperingati hari-hari sengsara Tuhan dan merayakan pesta Paskah dengan gembira, Saudara diantar Tuhan memasuki pesta sukacita abadi.

U  Amin.

I   Dan semoga Saudara sekalian diberkati oleh Allah Yang Mahakuasa: Bapa, (†) dan Putra, dan Roh Kudus.

U  Amin.

I   Saudara sekalian, perayaan Ekaristi sudah selesai, Alleluia, Alleluia.

U  Syukur kepada Allah, Alleluia, Alleluia. 

I   Marilah pergi, kita diutus.

U  Amin.

 

Lagu Penutup

SUGENG PASKAH 2026

 

SUGENG PASKAH 2026

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Misa Minggu Prapaskah II, 1 Maret 2026

Doa Jalan Salib 2026 Keuskupan Agung Palembang

Ibadat Jumat Agung, 3 April 2026