Doa Jalan Salib 2026 Keuskupan Agung Palembang
Jalan Salib Kristus
Membangun Solidaritas kepada Saudara Dina
LAGU PEMBUKA (pilih lagu yang sesuai)
PENGANTAR
P Saudara-saudari yang terkasih. jalan penderitaan Yesus menuju ke Kalvari adalah jalan kemuliaan bagi umat-Nya. melalui pengorbanan-Nya yang luar biasa,
salib hina diubah menjadi salib tanda agung yang menyelamatkan kita. Tema permenungan jalan salib kita di masa pra paskah tahun ini adalah “Jalan Salib Kristus Membangun Solidaritas kepada saudara dina.
Masih banyak saudara-saudari Kristus yang lemah, kecil, yang berjuang tanpa daya menghadapi ketidakadilan.
Kaum miskin yang serba kekurangan
bahkan untuk makan sehari-hari keluarga, harus berjuang dengan keras.
Ada pula yang tersingkirkan dan kaum difabel yang membutuhkan sapaan dan kepedulian kita. Mereka semua adalah saudara-saudari Kristus dan oleh sebab itu saudara-dan saudari kita juga. Marilah dalam ibadat jalan salib ini,
kita bersatu dengan Kristus yang mencintai kita semua, agar dengan bersatu dalam jalan salib-Nya, kita pun dimampukan untuk ikut serta berbelarasa
kepada mereka yang lemah, kecil, miskin, tersingkirkan, dan difabel.
hening sejenak
TANDA SALIB
P Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
DOA PEMBUKA
P Marilah kita berdoa bersama.
P+U Allah Bapa Maharahim dan Mahabelaskasih, kami akan menapaki jalan salib Putera-Mu sekaligus merenungkan karya penebusan-Nya.
Semoga melalui misteri perjalanan salib-Nya
kami mampu meneladani semangat pengorbanan-Nya untuk mewujudkan aksi nyata puasa dan pantang yang solider kepada saudara-saudari Kristus yang hina dina, yang sesungguhnya merupakan saudara-saudari kami juga. Semoga dengan merenungkan sengsara dan salib-Nya kami semakin mampu memaknai puasa dan pantang ke arah yang lebih bermakna.
Sebab Dialah Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa.
Amin.
PERHENTIAN 1
YESUS DIJATUHI HUKUMAN MATI
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Kebenaran dan fakta seringkali diputarbalikkan demi kepentingan pribadi.
Di hadapan sidang Mahkamah Agama
dan sidang pengadilan negeri yang dipimpin Pontius Pilatus telah menyatakan Yesus tidak bersalah. Karena takut kehilangan simpati rakyat, Yesus tetap dihukum mati.
Keputusan yang tak lagi berpihak pada keadilan sejati membuat Yesus harus disalibkan menurut tradisi yang berlaku;
seorang yang dianggap berdosa besar harus dihukum mati dengan cara disalib. Yesus yang diperlakukan tidak adil, menerima keputusan itu dengan rela dan cinta, tanpa protes dan perlawanan, cacian, hinaan, dan kejahatan yang dituduhkan diterima dalam diam, pasrah, dan taat pada kehendak Bapa. Memang jalan salib inilah yang harus Ia tempuh demi keselamatan mereka yang dikasihi-Nya. Itulah ajaran cinta kasih yang sejati, cinta yang disertai kerelaan berkorban, meski diperlakukan tidak adil
namun tetap menerima dengan iklas.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
Engkau menerima hukuman mati
demi belaskasih-Mu yang tak terperi bagi kami pendosa yang tidak tahu malu dan tidak tahu diri. Keegoisan dan cinta diri telah mengikat kami pada zona nyaman yang membuat kami semakin jauh dari kasih dan pengorbanan yang telah Engkau ajarkan, terutama ketika kami tidak peduli lagi
pada saudara-saudari kami yang menderita.
Ajarilah kami menghayati cinta
yang rendah hati dan rela berkorban
serta keberanian dalam menciptakan keadilan sosial kepada saudara dina
serta membangun gerakan pertobatan ekologis. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami.
Sri Yesus penebus kami
dijatuhi hukum mati
agar umat-Nya hidup
PERHENTIAN 2
YESUS MEMANGGUL SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Keputusan pengadilan memutuskan Yesus
dihukum mati dengan hukuman salib yang harus segera dilaksanakan. Yesus harus memikul salib-Nya sendiri.
Sementara para serdadu menganyam mahkota duri lalu ditancapkan di kepala Yesus.
Darah mengucur membasahi muka,
mulai menutupi pandangan-Nya. pedih rasanya, dan sambil tertatih dipanggul-Nya salib kehinaan itu menuju Kalvari tempat kematian-Nya.
Salib lambang kehinaan yang nanti jadi tumpuan tahta-Nya, tanda solidaritas dan rasa senasib terhadap derita sesama dan seluruh ciptaan. Inilah ajaran cinta tentang kesetiakawanan ajaib dari Allah yang kudus,
yang ingin jadi sahabat manusia yang berdosa.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus, ampunilah kami,
karena seringkali kami mudah menyerah
ketika harus menerima kenyataan memanggul salib kehidupan.
Engkau memberi teladan menanggung penderitaan walaupun itu bukan karena kesalahan Mu.
Dosa-dosa kamilah yang Kau tanggung
karena kami melupakan saudara-saudari kami yang lemah, sakit dan menderita.
Semoga teladan-Mu mengubah pola pikir yang selama ini terjebak hanya menekankan doa dan perenungan sabda, banyak berwacana tetapi kurang aksi nyata.
Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami.
Salib berat dipanggul-Nya agar kita ikuti-Nya
memikul salib kita.
PERHENTIAN 3
YESUS JATUH PERTAMA KALI DI BAWAH SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Yesus mulai kelelahan.
Kekuatan fisiknya mulai menurun, sementara jalan mulai mendaki.
Beban salib yang begitu berat menindih pundak-Nya. Yesus jatuh pertama kalinya di bawah salib.
Yesus sadar bahwa Ia harus menyelesaikan tugasnya. Ia pun segera bangkit dan kembali memikul salib-Nya. Inilah teladan semangat pantang menyerah,
ajaran cinta yang teguh dan tak tergoyahkan oleh derita dan kesakitan.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
ampunilah kami
karena seringkali kami tidak berani segera bangkit, ketika jatuh ke dalam dosa;
berilah kami daya kekuatan-Mu,
agar kami pun berani segera bangkit dari keegoisan diri, kemalasan dan kenikmatan dunia
yang membuat kami merasa nyaman
dan enggan untuk melaksanakan tanggungjawab kami terhadap tugas perutusan-Mu
menghadirkan kerajaan Allah
melalui cinta sesama dan alam ciptaan. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Sri Yesus tolonglah kami
bila kami jatuh lagi
tertindih salib berat.
PERHENTIAN 4
YESUS BERJUMPA DENGAN IBUNYA
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Yesus terus berjalan memanggul salib berat, pelan tertatih-tatih
sambil terus menerima cacian, dan hinaan, pukulan, tendangan, dan bentakan yang menyuruh-Nya terus berjalan. Bunda Maria yang berdiri di jalan yang dilalui Yesus melihat semua kesakitan yang dialami Putera-Nya.
Ia ikut merasakan penderitaan sang Putera, dalam hati seolah berkata; ”Putraku, ini ibu-Mu, aku tahu Engkau kuat dan harus menyelesaikan tugas-Mu. Teruslah berjalan..”
Yesus berhenti sebentar, melihat ibu-Nya di pinggir jalan. Mereka beradu pandang.
Pertemuan dua tatapan mata yang penuh kesempurnaan dalam kasih. Perjumpaan Anak Allah dengan Ibu lemah-lembut pemberi tubuh rapuh insani-Nya, dan seakan Yesus menjawab: “Ibu, Aku tahu engkau di dekat-Ku”. Dua hati dari dua hamba yang taat kepada kehendak Allah telah menyatu. Pertanda aliran rahmat penebusan segera tiba dan tidak mungkin ditarik kembali.
Itulah penghiburan surgawi yang paling didambakan umat manusia yang terus bergulat dengan derita dan maut karena sulit untuk setia dan taat.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
ampunilah kami karena tidak memiliki semangat seperti Bunda Maria,
iman yang taat dan hati yang terbuka terhadap derita sesama terlebih yang lemah, kecil, miskin, tersingkir, dan difabel. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Maria selalu setia
pada sang Kristus Putranya
dalam suka dan duka.
PERHENTIAN 5
YESUS DITOLONG SIMON DARI KIRENE
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Tenaga Yesus mulai terkuras habis
oleh beban salib berat yang harus dipikul.
Badan-Nya gemetar dan kaki-Nya mulai goyah seolah tak punya daya lagi untuk berjalan.
Tak ada minuman pelepas dahaga, tak ada makanan pemulih tenaga.
Yang ada hanya panas terik, rasa perih dan sakit tak terkira. Sekujur tubuhnya penuh bilur dan darah, bertubi-tubi menerima hinaan, cacian, dan ludah yang menyembur ke wajah-Nya.
Para serdadu melihat sepertinya Yesus tak kuat lagi memanggul salib. Simon dari Kirene seorang petani yang baru pulang dari ladang, dipaksa oleh para serdadu untuk menolong memanggul salib Yesus. Simon tak kuasa menghindar,
dengan terpaksa ia menolong memanggul salib Yesus. Pengalaman baginya beroleh rahmat dekat dengan Tuhan Yesus. Inilah letak jalan kemuliaan bagi yang ikut hukum kasih Kristus.
Setiap orang yang mau mengikuti Aku,
ia harus menyangkal diri, memikul salib, dan mengikuti Aku.
Karena barangsiapa yang mau menyelamatkan nyawanya,ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku
ia akan memperolehnya.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
ampunilah kami
karena kami sering tidak rela membantu sesama, terlebih yang tidak kami kenal,
yang miskin dan tidak bisa membalas kebaikan. Bantuan yang kami berikan sering hanya karena pamrih dan menghitung untung-rugi.
Gerakkanlah hati kami agar kami mampu membantu sesama kami dengan kasih yang tulus sebagai kesempatan emas untuk memperbaharui iman dan komitmen dalam menjawab isu kemanusiaan yang mendesak yakni kepedulian kepada yang kecil, lemah, miskin, terpinggirkan, dan difabel serta keadilan sosial dalam membangun gerakan pertobatan ekologis. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Cinta bakti pada Tuhan
hanya dapat dibuktikan
dengan saling mengabdi.
PERHENTIAN 6
VERONIKA MENGUSAPI WAJAH YESUS
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Akibat siksaan fisik yang tak terperi
dan panas terik yang menerpa tubuh Yesus,
membuat keringat bercampur darah mengucur deras pada tubuh dan wajah-Nya.
Kitab Yesaya melukiskan: “seperti banyak orang akan tertegun melihat dia, begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi.”
Veronika, seorang perempuan saleh dari Yerusalem memberanikan diri mengusap wajah Yesus dengan kain kerudung.
Tanpa takut ia menerobos masuk kerumunan banyak orang dan para serdadu yang mengawal. Veronika mendekat, menatap penuh keibaan lalu mengusap wajah Yesus yang berlumuran darah itu.
Usapan yang sungguh berarti
yang seolah mengajak kita mengusap muka kita sendiri yang tak tahu malu terus berkubang dosa. Sementara para serdadu yang melihat adegan ini menghardik, membentak, dan mengusirnya pergi. Tindakan Veronika merupakan simbol keberanian
untuk menunjukkan kasih dan belas kasihan di tengah penderitaan Yesus. Beranikah kita seperti Veronika, menerobos sekat keegoisan,
sektarian yang suka pilih-pilih serta peduli pada kepentingan sanak keluarga sendiri? Ataukah kita hanya mau cari nama baik, popularitas bahkan tebar pesona,
seolah berbuat kebaikan tapi sebenarnya hanya cari muka di hadapan umum.
Teladan Veronika adalah penerapan dari ajaran Yesus sendiri tentang keberanian mengalahkan ketakutan dan kekhawatiran diri sendiri untuk berbuat baik walau harus beresiko kurban.
Keberanian Veronika berbuah karunia,
gambar wajah Yesus ada pada kain kerudungnya.
Demikian juga kebaikan yang kita perbuat
sungguh demi kebaikan sesama bukan kesombongan diri seperti yang diajarkan Tuhan’jangan diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu, agar Bapa di surga yang melihat yang tersembunyi, membalasnya,”
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
yang penuh kerahiman,
kasihanilah kami dan ampunilah dosa kami, karena kami sering mengecewakan Engkau. Dengan tindakan baik untuk mencari muka, harap pamrih agar dikenal sebagai orang baik. Tunjukkanlah wajah-Mu kepada kami maka kami akan selamat.
Janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka
dan janganlah menyembunyikan wajah-Mu dari kami.
Mampukanlah kami untuk berkurban kepada sesama yang menderita hanya demi kemuliaan nama Mu.
Amin..
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Lipuran yang meringankan
duka orang yang tertekan menghibur Kristus juga.
PERHENTIAN 7
YESUS JATUH KEDUA KALINYA DI BAWAH SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Meski sudah ditolong oleh Simon dari Kirene, namun karena kelelahan yang mendera
dan berat salib yang tak terkira, Yesus jatuh kedua kalinya.
Serdadu kembali menyeret-Nya, mencambuk, dan mendera tubuh-Nya.
Dengan semangat yang masih ada, Yesus bangun kembali,
tegak berdiri menapaki jalan ke Kalvari, meski langkah mulai goyah,
tapi semangat tidak punah.
Demi cinta sejati pada Bapa dan manusia yang ingin ditebus-Nya, Ia berusaha tidak akan berhenti sampai tuntas misi suci-Nya, mencintai manusia sehabis-habisnya.
Inilah teladan kasih Yesus,
demi kasih cinta-Nya kepada manusia,
Ia taat pada kehendak Bapa dan rela mengorbankan diri
demi keselamatan saudara-saudari-Nya.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
ampunilah dosa kami,
karena kami justru sering mencela dan menghina orang lain dan mengabaikan firman-Mu: “semua yang melihat Aku, mengolok-olok Aku. Mereka mencibirkan bibirnya dan menggelengkan kepala.”
Kami jatuh dalam dosa tetapi Engkau yang menanggung-Nya hingga jatuh terhuyung demi keselamatan kami.
Amin..
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Bilamana kami lemah
jatuh tercampak di tanah
tegakkan kami lagi.
PERHENTIAN 8
YESUS MENASEHATI WANITA-WANITA YANG MENANGIS
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Sementara Yesus memanggul salib dengan tertatih, menahan sakit nan pedih, para wanita di pinggir jalan menangis dan meratap dengan hati teriris melihat Yesus yang penuh kesakitan berjalan di hadapan mereka. Yesus menghampiri para wanita itu, dengan belaskasih menghibur mereka seolah mengingatkan akan derita yang justru akan menimpa mereka.
Cinta Yesus menjadi teladan penghiburan yang meneguhkan, mengajak kita melihat diri sendiri, merefleksikan perbuatan kita selama ini, sekaligus mengajarkan kita agar di tengah penderitaan dan kesulitan hidup, kita mesti tetap peduli pada penderitaan sesama, terutama orang miskin, cacat, dan menderita.
Keprihatinan dan kepedulian kita terhadap saudara-saudari Yesus yang hina dina menjadi pemulihan atas penderitaan kita juga.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus sumber kekuatan kami, kasihanilah dan ampunilah dosa kami. Ingatkanlah kami akan sabda-Mu: “jangan menangisi Aku,
tetapi tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu.” Semoga dengan teladan kasih Mu,
kami selalu ingat akan kesalahan dan dosa kami sendiri dan terdorong untuk bertobat.
Mampukanlah kami untuk tidak memikirkan kepentingan diri sendiri, sebaliknya berani berbagi karunia meski kami sendiri berkekurangan, karena kami sadar bantuan meski kecil amat berarti bagi yang membutuhkan. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Tobatkanlah jiwa kami
arahkanlah sikap hati
pada cinta sejati.
PERHENTIAN 9
YESUS JATUH KETIGA KALINYA DI BAWAH SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Puncak Kalvari sudah tampak,
jalan terjal menapak, kian sulit dilalui.
Sementara tenaga Yesus sudah terkuras habis.
Yesus terjerembab jatuh tersungkur ketiga kalinya, lebih parah dari yang pertama dan kedua. Para serdadu tak ingin berlama-lama, Yesus kembali dicambuk dan didera. Dengan tenaga yang masih tersisa, Yesus bangun kembali dengan sempoyongan,
namun berdiri kembali melanjutkan jalan derita yang harus Ia lalui. Inilah ajaran semangat pantang menyerah yang tak goyah oleh derita dan kesulitan hidup apapun jua. Meski badai dan gelombang hidup menerpa,
ketaatan dan kesetiaan pada Yesus harus tetap diperjuangkan.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
benteng hidupku dan kubu pertahanan ku, ampunilah dosa kami karena iman kami sering goyah oleh arus jaman yang membawa kami pada budaya materi, mengejar kesenangan dan kenikmatan duniawi, lupa pada saudara-saudari-Mu yang hina dina. Jiwa kami tertanam dalam debu, tubuh kami terhampar di tanah, kesalahan demi kesalahan tertumpuk di kepala, kami tertekan olehnya bagaikan beban berat. Mampukanlah kami bangun dari tidur pulas berkepanjangan, agar sadar bertobat dan kembali melaksanakan tugas perutusan membangun perikemanusiaan bagi banyak orang yang selama ini kami kubur dalam zona nyaman yang mengasyikkan. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami.
Bila hati ku gelisah
karna dosa atau susah
ulurkanlah tangan Mu.
PERHENTIAN 10
PAKAIAN YESUS DITANGGALKAN
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Dengan perjuangan yang luar biasa, akhirnya Yesus sampai ke puncak Kalvari.
Para serdadu segera mempersiapkan penyaliban. Palang kayu salib dibentangkan ke tanah. Di hadapan orang banyak yang mengikuti perjalanan salib-Nya, pakaian Yesus ditanggalkan. Dengan paksa pakaian Yesus dilepaskan hingga luka-luka bekas penyiksaan kembali mengalirkan darah. Dengan menahan rasa sakit yang hebat, Yesus pasrah pada para serdadu yang dengan kasar mempermalukan-Nya di hadapan umum. Penderaan yang ditimpakan pada Yesus, bukan hanya penyiksaan badan tetapi juga penyiksaan batin.
Harga diri-Nya dihancurkan, hak perlindungan-Nya diabaikan, dan tiada seorang pun yang peduli apalagi menolong-Nya. Ia dibiarkan seorang diri menanggung segalanya.
Inilah cinta seorang abdi
yang mengosongkan seluruh keagungan,
demi mengambil rupa hamba dari para hamba, sampai ke tingkat yang paling hina.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
ampunilah kami,
karena seringkali kami pun menelanjangi sesama kami dengan menceritakan kejelekannya dan menghakiminya.
Bantulah kami ya Tuhan dalam menghormati hak dan martabat kemanusiaan.
Gerakkanlah hati kami
untuk tidak membuang muka kepada saudara kami yang lapar dan haus, yang dalam tenda-tenda pengasingan, yang berada dalam penjara, yang sakit dan menderita, para lansia yang kesepian serta mereka yang berkebutuhan khusus membutuhkan sapaan. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Pakaian-Mu dibagikan
jubah utuh diundikan
martabat-Mu dihina.
PERHENTIAN 11
YESUS DIPAKU DI KAYU SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Tibalah saat yang paling mengerikan.
Tubuh Yesus ditarik, dirobohkan di atas palang kayu salib. Kaki diluruskan paksa dan tangan-Nya direntangkan pada palang kayu.
Para serdadu tanpa rasa belaskasihan,
mulai melubangi tangan dan kaki-Nya dengan paku besar.
Darah segar mengalir dari urat nadi-Nya, darah terkuras pertanda sakrat maut mulai tiba. Sembari menahan sakit yang luar biasa,
tiada kata amarah, kecaman maupun sumpah kutukan, namun justru kata pangampunan
keluar dari ungkapan kasih-Nya:
“Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan”.
Itulah teladan pengampunan yang sejati.
Tak pernah memperhitungkan kesalahan orang.
Tidak menghitung untung rugi dalam kebaikan
dan tetap berdoa bagi yang menghina dan mengutuk.
hening sejenak
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus, ampunilah kami
karena kedegilan hati dan dosa kamilah, Engkau disalibkan.
Kami seringkali menyalibkan sesama dengan penghinaan, kemarahan, dan caci-maki, sering mempersalahkan
dan mempermalukan mereka di depan umum serta kurang menghargai
dan menghormati mereka sebagai saudara. Berilah kami rahmat untuk rendah hati, bertobat bukan sekadar menyesali diri dengan kata dan air mata,
tetapi dalam kesadaran batin
berubah dan tidak mengulangi perbuatan dosa. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Dari salib-Mu Kau lihat
tak terbilang yang menghujat
berapakah yang setia?
PERHENTIAN 12
YESUS WAFAT DI SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Kelelahan selama memikul salib,
tekanan penderitaan jasmani dan rohani yang tak terperikan, cucuran darah yang mengalir
saat paku menembus tangan dan kaki-Nya, ditambah lagi kesengsaraan tergantung di atas salib, semua itu mengakhiri secara total kekuatan tubuh jasmani Yesus. Setelah bergulat dengan maut selama tiga jam akhirnya Yesus wafat.
Semesta menjadi sunyi, sepi,
diselimuti duka mendalam menyertai wafat Tuhan.
hening sejenak
Yesus Tuhan kami,
Engkau yang pernah lahir dalam kemiskinan di Betlehem kini Engkau gugur dalam kehinaan di Kalvari. Purna sudah bakti pada kehendak Bapa Mu. Engkau menyerahkan Roh- Mu kepada Allah Bapa. Kami percaya Bapa menerima persembahan yang paling layak dari Putra terkasih-Nya. Sang Kebenaran yang telah memenuhi janji suci.
Pernyataan tentara Roma yang mengatakan bahwa “ Yesus sungguh Anak Allah”,
adalah bukti dari pencarian kebenaran sejati, yang ditemukan dalam Kasih Agung Ilahi yang wafat dalam diri Wajah Allah insani.
Tak akan ada cinta Ilahi dirasakan oleh manusia, tanpa Yang Ilahi menjadi sama dan menderita dengan yang insani. Pada-Mu juga ya Yesus, kami berserah diri pada kehendak suci-Mu.
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus, ampunilah kami.
Begitu besar kasih-Mu kepada kami. Engkau telah memberikan hidup-Mu untuk silih bagi dosa-dosa kami.
Bantulah kami
agar kami mampu membersihkan diri kami dari semak dan onak
yang menghalangi perwujudan nilai-nilai kemanusiaan di sekitar lingkungan hidup kami.
Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Benih yang mati hasilkan
buah yang berkelimpahan
wafat-Mu sumber hidup.
Dapat dinyanyikan lagu
atau MB 84 atau PS 715
PERHENTIAN 13
YESUS DITURUNKAN DARI SALIB
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Sore itu jenazah Yesus masih tergantung di salib. Suasana mencekam di Kalvari mulai terasa. Merinding bulu kuduk sang khalayak yang menyaksikan penyaliban dan wafat Tuhan mulai undur diri satu persatu dan meninggalkan tanda tanya besar: “Siapakah Dia ini? Hari itu adalah persiapan sabat, maka sebelum malam tiba jenazah Yesus harus diturunkan. Yusuf dari Arimatea, yang merupakan salah satu murid Yesus juga anggota Majelis Besar, memberanikan diri datang kepada Pontius Pilatus meminta jenazah Yesus dari palang salib untuk dikuburkan. Jenazah Yesus diturunkan dari salib, diserahkan kepada Bunda Maria yang setia berlutut menanti di kayu salib. Untuk terakhir kalinya, jenazah Yesus yang penuh luka itu didekap dan dipangku oleh Bunda Maria dengan duka dan cinta yang luar biasa. Dengan keteguhan iman, Bunda Maria tetap tabah dan percaya inilah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan umat manusia.
P Marilah berdoa.
P+U Ya Yesus,
kami bersyukur atas keteladanan ketaatan dan kesetiaan iman dari Bunda-Mu.
Bantulah kami untuk mampu menjadi anak-anak-Mu yang baik dan setia, agar dapat menyenangkan Hati-Mu yang Maha Kudus dan menghibur duka Hati Bunda Maria yang tak bernoda, yang berduka atas penderitaan orang-orang miskin, orang cacat yang sedang disalibkan, dan untuk alam semesta yang telah dihancurkan oleh kekuatan manusia yang rakus.
Semoga dengan pertolongan Bunda Maria, Aksi Puasa kami berbuah cinta kasih terhadap bumi dan masyarakat miskin.
Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Salib tanda penghinaan
jadi lambang kemenangan
lantaran wafat Yesus.
PERHENTIAN 14
YESUS DIMAKAMKAN
P Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.
U Sebab dengan Salib Suci-Mu, Engkau telah menebus dunia.
P Setelah penurunan jenazah dari salib, tibalah saat untuk dimakamkan.
Tanpa proses pembersihan dan pemberian wangi-wangian, jenazah Yesus langsung dibungkus kain walau sisa-sisa darah kering masih lekat. Yusuf dari Arimatea memakamkan jenazah Yesus pada kubur batu. Pemakaman dilaksanakan secara sederhana dan terburu-buru karena hari menjelang Sabat sudah mulai senja. Inilah fakta sejarah yang tak terbantahkan. Kain kafan pembungkus tubuh
menjadi bukti nyata dari kehendak ilahi: yang lahir dalam kemiskinan,mati dalam kehinaan,
kini dikubur dalam kedinaan.
Sang sumber kehidupan,
tak bisa ditahan oleh maut. Pada hari ketiga,
Ia akan bangkit dari antara orang mati.
Cahaya Paska akan menyinari seluruh bangsa manusia di muka bumi dan segenap alam ciptaan.
P Marilah berdoa
P+U Ya Yesus,
Engkau telah melaksanakan kehendak Bapa dengan sangat sempurna;
Engkau telah mengurbankan diri demi menyelamatkan umat manusia dan seluruh ciptaan.
Dengan sengsara dan wafat-Mu, salib lambang kehinaan
telah Kau ubah menjadi lambang kemenangan.
Dengan kemenangan inilah,
Engkau mengangkat harkat derajat manusia menjadi manusia baru,
mendamaikan kembali persahabatan dengan Allah Bapa,
dengan sesama dan dengan alam semesta. Amin.
P Ya Yesus, ajarilah kami melaksanakan kehendak-Mu.
U Agar setia dan tekun mengabdi Engkau dan sesama kami
Jenazah-Nya dimakamkan
rebah dalam penantian
menyongsong kemuliaan.
DOA PENUTUP
P Marilah kita berdoa bersama.
P+U Allah Bapa mahakasih,
kami bersyukur
atas rahmat penebusan Putera-Mu Yesus melalui sengsara dan wafat-Nya di kayu salib.
Semoga dengan merenungkan kisah kasih karya keselamatan-Nya ini, kami semua layak menantikan kebangkitan Putera-Mu
pada Hari Raya Paskah.
sambil terus menantikan pengharapan kami
akan bumi dan langit baru yang telah Ia janjikan. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu,
Tuhan dan pengantara kami.
U Amin.
P Dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.
U Amin.
LAGU PENUTUP
atau MB 91 (Yesus Kurban CintaNya) atau PS 479 (Hamba-hamba Mu berhimpun)
TUHAN DIKAU NAUNGAN HIDUPKU (MB 378
Tuhan Dikau naungan
hidupku
Indahkan doaku
Bila hati mengarah padaMu
Limpahkan rahmatMu >>> Reff :
Reff :
Aku
slalu diincar bahaya
Sampai akhir nanti
Tuhanlah perisaiku
Tuhan semoga Dikau mendengar
Tangisan hatiku
Tangan kuangkat dihadapanMu
Pandanglah diriku >>> Reff :
Jangan Kau pandang noda
dihati
Dan salah hidupku
Namun pandanglah niatku ini
Didalam karyaku >>>
Reff
Aku percaya akan karyaMu
Dikaulah bentengku
Bila Dikau menjaga hidupku
Amanlah hidupku >>>
Reff
nggeh
BalasHapus